Uncategorized

Yayasan Hosnul Khatimah Berharap Penambahan Anggaran Armada untuk Optimalkan Distribusi MBG

SUMENEP, Eljabar.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, kembali berjalan setelah sempat terhenti. Distribusi MBG resmi dimulai kembali pada Kamis, 8 Januari 2026.

Ketua Yayasan MBG Yayasan Hosnul Khatimah, Desa Aeng Merah Batuputih, Achmad Syu’ib, menjelaskan bahwa distribusi baru dapat dilakukan karena saldo MBG baru terisi pada Rabu, 7 Januari 2026.

“Mulai hari ini, Kamis 8 Januari 2026, MBG sudah kembali didistribusikan. Kemarin baru masuk saldo, jadi hari ini langsung kami salurkan,” ujarnya.

Meski demikian, Achmad mengakui bahwa proses pendistribusian MBG ke sejumlah sekolah mengalami keterlambatan. Dalam kondisi tertentu, makanan baru tiba di sekolah-sekolah sekitar pukul 12.00 siang.

Menurutnya, keterlambatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, kondisi geografis Kecamatan Batuputih yang cukup menantang, terutama di wilayah-wilayah yang berada dalam cakupan Yayasan Hosnul Khatimah.

“Medan di Batuputih, khususnya di area bawah yayasan kami, cukup sulit dilalui. Ini sangat berpengaruh terhadap kecepatan distribusi,” jelasnya.

Kedua, terdapat penambahan jumlah penerima manfaat MBG yang signifikan. Saat ini, jumlah siswa penerima MBG bertambah hingga sekitar 2.300 siswa, sehingga memerlukan waktu dan tenaga distribusi yang lebih besar.

“Jumlah penerima bertambah cukup banyak, kurang lebih 2.300-an siswa. Ini tentu berdampak pada waktu pengantaran,” tambahnya.

Selain itu, keterbatasan armada juga menjadi kendala utama. Hingga saat ini, Yayasan Husnul Hotimah hanya mengoperasikan tiga unit armada untuk melayani seluruh wilayah distribusi.

“Oleh karena itu, kami sangat berharap adanya penambahan anggaran sewa armada. Dengan kondisi medan yang berat dan jumlah penerima yang terus bertambah, tambahan armada sangat dibutuhkan,” tegas Syu’ib.

Ia menilai, penambahan anggaran sewa armada akan sangat membantu dalam memaksimalkan distribusi MBG agar dapat sampai ke sekolah-sekolah tepat waktu dan sesuai dengan harapan program.

“Jika armada ditambah, kami optimistis pendistribusian MBG bisa lebih maksimal dan tepat waktu,” pungkasnya. (Ury)

Show More
Back to top button