AG Masih Buron, Kapolsek Cicalengka Amankan 4 Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut - El Jabar

AG Masih Buron, Kapolsek Cicalengka Amankan 4 Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut

KAB. BANDUNG, eljabar.com — Karena bising suara knalpot, dua kelompok pemuda saling bentrok hingga berujung kematian. Adalah YD dan UJ dua pemuda warga Rancadarah Desa Nanjungmekar Kecamatan Rancaekek harus meregang nyawa lantaran bentrok dengan lima pemuda asal Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.

Kapolsek Cicalengka AKP Aep Suhendi SH mengatakan berdasarkan Laporan per tanggal  21 Februari 2020 atas nama pelapor Sudarmaji, bahwa telah terjadi pengeroyokan berakhir kematian yang terjadi pada tanggal 20 Februari 2020 sekitar jam 23.30 malam.

Saat itu, lanjut Kapolsek, kelima pemuda warga Kecamatan Cimanggung yakni YN 20, DM 20 PM 20, UM 23, dan AG (masih buron) sedang pesta minuman keras di belakang Gedung Nasional Kecamatan Cicalengka.

Saat itu, UM dan AG membeli roko dengan menggunakan motor berknalpot bising. Saat membeli rokok, para tersangka ditegur korban YD dan UJ karena knalpot bising. Tak terima ditegur, UM dan AG baku hantam dengan kedua korban.

Selang beberapa menit, ketiga rekan pelaku datang untuk membantu UM dan AG yang sedang berkelahi dengan korban. Korban pun kalah jumlah karena dikeroyok oleh lima orang.

“Saat berkelahi, ada warga yang memergokinya, para pelaku yang berjumlah lima orang menggunakan dua motor (Revo dan Yamaha F1) hendak kabur. Namun, korban UJ melempar batu ke salah seorang pelaku. Kemudian, pelaku yang terkena lemparan batu langsung turun dan menghantamkan batu ke kepala korban, hingga perkelahian kedua terjadi lagi,” katanya.

Mantan Kapolsek Tanjungkerta Polres Sumedang ini menambahkan, di perkelahian kedua, salah seorang pelaku menancapkan benda tajam ke korban. Hingga akhirnya, korban atas nama UJ tersungkur dan dibawa ke RSUD Cikopo.

“Akhirnya korban atas nama UJ meninggal dunia. Sementara YD berhasil meloloskan diri lari ke gang kecil menuju Rel KA,” katanya.

Sementara itu, kelima pelaku melarikan diri ke arah Parakanmuncang Cimanggung. Setelah pengembangan unit reskrim dan tim Buser Polres Bandung, keempat pelaku berhasil diamankan sedangkan satu pelaku atas nama AG masih buron.

“Keempat pelaku diancam hukuman 12 tahun penjara, karena menghilangkan nyawa seseorang dengan cara dikeroyok,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek mengimbau kepada warga agar jangan minum minuman keras karena dapat menimbulkan kejahatan. Termasuk jangan memancing mancing keributan dengan menggunakan knalpot bising.

“Kepada DPO atas nama AG agar menyerahkan diri kepada petugas agar kasus ini cepat selesai dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tandasnya. (Abas)

Categories: Hukum