Kronik

Akibat Intensitas Hujan Tinggi Sungai Kloang DAS Semajid Meluap, 2 Kelurahan dan 2 Desa Tergenang

PAMEKASAN, eljabar.com – Tercatay dua desa dan satu kelurahan di Pamekasan tergenang akibat limpasan Sungai Kloang tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi dan mengguyur daerah setempat.

Sungai yang berada di Daersh Aliran Sungai Semajid itu menggenangi desa Lemper, desa Sumedangan dan kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan.

Berdasarkan informasi yang dirilis Dinas PU Sumber Daya Air, terdapat rumah warga, sawah dan sebuah pasar yang terdampak liapan Sungai Kloang.

Di Kelurahan Gladak Anyar terdapat 40 kepala kfluarga (kk) yang terdampak. Sementara Desa Lemper 10 KK dan sawah seluas 2 hektare, Desa Sumedangan yang terdampak 15 KK dan sawah seluas 2 hektare. Sementara satu pasar di Kelurahan Partrker juga terdampak oleh liapan dungai tersebut.

Tim Reaksi Cepat BPBD Pamekasan Budi Cahyono, melalui selular menjelaskan bahwa luapan sungai yang terjadi itu disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Pamekasan pada hari Sabtu (26/02/2022) sore.

Lamanya hujan yang yyrun menyebabkan air Sungai Kloang melimpas memasuki permukiman warga.

“Tapi tidak ada korban jiwa sampai dengan saat ini,” ujar Budi.

Namun begitu, menurut Budi kondisi saat ini air yang menggenangi permukiman warga di Kelurahan Gladak Anyar sudah mulai surut.

Budi mengimbau kepada warga yang terdampak harus lebih waspada dan berhati-hati karena kejadian seperti ini tidak terduga.

Pihaknya juga tetap akan siaga guna mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Ia berharap warga masyarakat segera menginformasikan dan segera menghubungi petugas BPBD Pamekasan yang tetap siaga penuh. (idrus)

Show More
Back to top button