Anggaran DBHCHT Dinkes Sumenep Dialokasikan untuk Kesehatan Warga Tidak Mampu – El Jabar

Anggaran DBHCHT Dinkes Sumenep Dialokasikan untuk Kesehatan Warga Tidak Mampu

SUMENEP, eljabar.com – Tahun 2021 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapat alokasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar 27,7 Miliar Rupiah.

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono. Menurutnya, anggaran puluhan miliar tersebut sebagian akan dialokasikan untuk pembiayaan kesehatan warga tidak mampu, termasuk warga yang bertatus penerima bantuan iuran daerah (PBID).

“PBID itu ialah warga miskin yang didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan yang iuarannya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten,” jelasnya. Rabu (06/10/2021).

Dengan adanya bantuan tersebut, menurut Agus, masyarakat diharapkan bisa mendapat pelayanan kesehatan secara gratis di tempat-tempat pelayanan kesehatan. Baik di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), maupun rumah sakit sebagai tempat pelayanan rujukan, bahkan termasuk di luar Sumenep.

“Termasuk di beberapa rumah sakit di luar daerah, seperti di Pamekasan dan Surabaya, yang telah bekerja sama dengan Pemkab Sumenep,” paparnya.

Menurutnya, sesuai data terkini, jumlah warga yang berstatus tidak mampu di kabupaten berlambang kuda terbang ini, yang terdaftar sebagai PBID mencapai 57 ribu lebih.

“Saya kira itu merupakan bentuk perhatian luar biasa dari Pemkab Sumenep dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat miskin,” kata Agus.

Pihaknya berharap, dengan adanya fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan aturan yang ada.

“Silakan gunakan layanan kesehatan sesuai kebutuhannya. Karena Pemkab sudah membayar iurannya kepada BPJS,” tutupnya. (ury)

Categories: Nasional