Blok Hunian Disidak, Deteksi Dini Potensi Pelanggaran Tata Tertib Lapas Kelas IIA Narkotika Pamekasan – El Jabar

Blok Hunian Disidak, Deteksi Dini Potensi Pelanggaran Tata Tertib Lapas Kelas IIA Narkotika Pamekasan

PAMEKASAN, eljabar.com – Inspeksi mendadak (sidak) blok hunian warga binaan pemasyarakatan intens dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Narkotika Pamekasan.

Selain rutin, kegiatan tersebut merupakan arahan Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Reynhard SP Silitonga untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban serta peredaran narkoba di dalam lapas.

Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Narkotika Pamekasan Basuki dan melibatkan seluruh jajaran staf KPLP dan regu jaga.

Ia mengatakan, inspeksi mendadak itu dilaksanakan secara manusiawi dan sesuai dengan tugas dan fungsi lapas.

“Kegiatan kita malam ini fokus di Blok B dengan sasaran barang-barang yang dilarang beredar di dalam lapas dan rutan baik itu handphone, narkotika, benda tajam serta benda lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” terang Basuki.

Kegiatan tersebut merut Basuki merupakan wujud komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim dalam menerapkan tiga kunci pemasyarakatan.

“Untuk mewujudkan pemasyarakatan yang sukses ada 3 kuncinya, yaitu deteksi dini, pemberantasan narkoba dan kerja sama dengan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Setiap lapas dan rutan, imbuh Basuki, harus melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta penanganan peredaran narkotika di dalam lapas serta yang dikendalikan dari lapas.

Untuk itu pihaknya melakukan penggeledahan bersama aparat penegak hukum lain. Hal ini sebagai bukti kepada masyarakat bahwa tidak ada pembiaran terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di dalam lapas dan rutan.

Ia juga menegaskan akan menindak setiap temuan deteksi dini tersebut. Selain disita, peredaran benda dan barang itu tidak sesuai dengan Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan.

Lapas Kelas IIA Narkotika Pamekasan, menurut Basuki, tak henti-henti melakukan sosialisasi kepada warga binaan terkait barang yang dilarang ada di dalam lingkungan lapas dan rutan.
“Jika ditemukan pasti kami sita dan musnahkan,” tegas Basuki.

Selama ini Lapas Kelas IIA Narkotika Pamekasan juga rutin melakukan tes urine terhadap warga binaan. Hal ini, kata Basuki, sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi terjadinya pelanggaran tata tertib di dalam lapas. (idrus)

Categories: Nasional