Cuaca Ekstrim, Pekerjaan Bendungan Tugu Tetap Berjalan - El Jabar

Cuaca Ekstrim, Pekerjaan Bendungan Tugu Tetap Berjalan

TRENGGALEK, eljabar.comTantangan cuaca ekstrim akhir-akhir ini dan ancaman virus covid 19 tak menyurutkan aktifitas pembangunan Bendungan Tugu.

Pekerjaan bendungan yang akan menjadi ikon wisata di Kabupaten Trenggalek tersebut tetap berjalan seperti biasanya. Tentu hal ini dengan penerapan standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Proyek strategis nasional yang dibangun sejak 2013 silam itu nantinya akan mengairi 1.200 hektar lahan pertanian dan 400 liter/detik air baku yang dapat dinikmati oleh 8.000 jiwa warga dari tiga desa.

PPK Pembangunan Bendungan Tugu, Yudha Tantra Achmadi, menjelaskan, pihaknya bersama-sama dengan kontraktor pelaksana yang berasal dari BUMN Karya berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh  proses pembangunannya pada Desember 2021. Namun demikian, Yudha menargetkan impounding akan dilakukan pada Juni 2021.

Sejumlah kalangan menilai pekerjaan Bendungan Tugu cukup menunjukkan kemajuan yang signifikan. Meski sempat terkendala ketersediaan lahan namun persoalan itu terurai tanpa menimbulkan ekses sosial sedikitpun.

Seperti diketahui, lahan yang diperlukan untuk pembangunan Bendungan Tugu meliputi 18 hektar hutan lindung milik Perhutani, 9 hektar milik Pemkab Ponorogo, 9 hektar milik Pemkab Trenggalek, 70 hektar milik masyarakat dan 6 hektar sungai.

PPK Pengadaan Tanah BBWS Brantas, Deny Bayu Prawesto, mengatakan, lahan yang masih belum terbebaskan terletak di area ring belt Bendungan Tugu seluas 11 hektar.

“Formula solusinya sudah ada dan sedang berproses sekarang,” kata Deny saat ditemui eljabar.com di Wiyung, Kota Surabaya, Jum’at (11/12/2020).

Sementara, peneliti Surabaya Institute Governance Studies, Rizkita Bethari, menilai, progres signifikan pekerjaan pembangunan Bendungan Tugu patut diapresiasi. Sebab, tegas Ririz, masyarakat akan lebih cepat menerima manfaat dari salah satu proyek strategis nasional tersebut.

“Saya kira curah hujan yang tinggi belakangan, wabah virus covid 19 maupun kebijakan refocusing anggaran pemerintah akan berdampak pada setiap pelaksanaan pembangunan infrastruktur namun saya melihat hal itu tidak memengaruhi kinerja pembangunan Bendungan Tugu,” kata Ririz. (*wn)

Categories: Nasional