Dilepas Bupati Sumedang, Ratusan Goweser Ikuti Mountains Bike Tahura Gunung Palasari 2019

SUMEDANG, eljabar.com — Ratusan Goweser dari seluruh Wilayah di Kabupaten Sumedang berkumpul di Gunung Palasari, mengikuti Mountains Bike Tahura Gunung Palasari 2019.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama ISSI Kabupaten Sumedang, MCBIEL Management, DLHK, Kementrian Pemuda Olahraga Republik Indonesia dilepas langsung Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir di Tahura Gunung Palasari, Minggu (15/12/2019).

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Hari Tri Santosa, dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini adalah untuk meningkatkan olahraga bersepeda baik sepedah santai, sepedah gunung.

“Untuk mengembangkan komunitas- komunitas sepeda yang ada di Kabupaten Sumedang Mountains Bike Adventure Gunung Palasari di tahun 2019 ini, untuk memperkenalkan bahwa di Sumedang di Gunung Palasari ada Spot tourism,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa pariwisata tidak hanya potensi alam dan budaya tetapi juga spot tourism. Melalui pelaksanaan event tersebut, dengan trek yang telah di buat di palasari, diharapkan kedepan bisa menarik wisatawan dari mancanegara.

“Kedepan mudah-mudahan event yang dilaksanakan ini bisa menarik para mountain bike dari luar negeri, untuk bisa mencoba trek yang telah kita buat sehingga Gunung Palasari bisa lebih terkenal ke mancanegara. Peserta kali ini adalah komunitas Goweser se Kabupaten Sumedang untuk memperkenalkan trek baru sekaligus uji coba,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang dalam sambutannya mengatakan, bahwa Kabupaten Sumedang memiliki potensi pariwisata yang belum bayak dikembangkan dan di ekspolrasi. Salah satunya adalah hutan kota dipalasari, tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, refreshing untuk menghirup udara segar tetapi juga untuk spot tourism pariwisata olahraga.

“Kita punya Gunung Palasari, Gunung yang berada di pusat kota Sumedang, jaraknya hanya 1.2 KM dari jalan nasional dan hanya 1 KM dari pusat kota Sumedang.Ini luar biasa, potensinya sangat baik dan tentunya harus kita kembangkan,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, saat ini Pemerintah Daerah bekerjasama dengan ISSI Kabupaten Sumedang dan Komunitas Sepeda berkeinginan menjadikan Gunung Palasari ini yang berada di bawah pengawasan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi bagian spot tourism olahraga pariwisata sepeda.

Selain itu, Bupati juga mengatakan, Gunung Palasari sudah menjadi trek tetap untuk mountain bike, cross country dan down hill bagi para komunitas pesepeda dan kedepan trek ini diharapkan bisa melebihi trek yang berada daerah Cikole – Lembang.

“Silahkan gunakan trek ini, trek terbaik yang dimiliki Gunung Palasari yang tidak jauh dari kota. Ada trek downhill, cross country, menjadi sport tourism, dan menjadi wahana kita untuk berolahraga, serta memberikan wadah bagi komunitas sepeda di seluruh Indonesia terkhusus di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Bupati Dony menegaskan, kedepan Tahura Gunung Palasari akan terus di tata. Ia pun meminta kepada Dinas DLHK dan Disparbudpora untuk terus melakukan koordinasi dengan melibatkan masyarakat setempat agar menjadi wisata unggulan yang memenuhi unsur 3 A (aksesibilitas, Amenitas, Atraksi).

“Saya berharap adanya kantung- kantung parkir, ada sodetan-sodetan setiap 50 meter, sehingga kalo ada mobil dari arah berlawanan bisa di lalui dengan lancar. Selain itu ada Fasilitas sosial, fasilitas umum, seperti toilet yang bersih, tempat tempat untuk UMKM, kuliner, mushola. Insya Alloh tahun depan akan di canangkan dan supaya ramai pengunjung harus ada atraksi andalan, downhill, cross country. Nanti di bawah rencananya akan di bangun sirkuit untuk BMX dan bisa untuk menampilkan seni dan budaya,” pungkasnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Olahraga