Gunung Batu di Kaki Gunung Geulis Menyimpan Banyak Potensi – El Jabar

Gunung Batu di Kaki Gunung Geulis Menyimpan Banyak Potensi

SUMEDANG,eljabar.com – Tak banyak yang mengenal lokasi Gunung Batu di Kaki Gunung Geulis tepatnya di Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari. Namun, ternyata tempat ini menyimpan banyak potensi. Mulai trak gowes, camping Ground, hingga ajang foto selfie dan botram bersama keluarga. 

Bagi warga Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari, memang lokasi Gunung Batu tak asing lagi. Namun, bagi warga diluar Tanjungsari, lokasi ini terbilang asing karena belum banyak diekspose maupun dijamak masyarakat. 

Ya, memang lokasinya diatas ketinggian 1358 Mdpl. Jalannya pun menyusuri anak tangga dan track yang terjal. Namanya juga Gunung Batu, tentu saja wisata ini mengandalkan gunung yang dipenuhi batu. Dari balai Desa Cinanjung, tinggal ke sebelah belakang ada perumahan Pesona Cinanjung. Kira kira 500 meter dari perumahan itu, Anda tinggal menyusuri jalan setapak yang sudah di polester. 

Jangan khawatir, di sepanjang jalan ada warung warung makan dan gorengan tempat singgah dan istirahat para pendaki. Namun sayang, pedagang itu hanya ada Sabtu dan Minggu. Setelah melewati warung warung tersebut, Anda akan melihat gerbang masuk lokasi wisata Gunung Batu. Memang tidak semenarik gerbang wisata lain, karena tempat ini terkesan tidak terkelola dengan baik. 

Gerbang wisatanya pun, mirip gerbang makam keramat. Bagaimana tidak, selain kusam banyak tulisan dan coretan para pelaku vandalisme. Pantas saja jika masuk wisata ini gratis alias bebas biaya. 

Namun, jangan khawatir, setelah masuk gerbang, Anda akan disuguhi panorama pohon pinus dan beberapa tempat selfi. Tempatnya pun, meskipun sederhana namun tertata rapi. Ada jembatan gantung, spot foto selfi, dan meja kursi yang terbuat dari kayu. Sangat cocok bagi mereka yang ingin ngedate atau sekedar menyepi. 

Tak hanya itu, di area foto selfie dan taman bermain anak pun ada warung warung gorengan dan kopi. Ada juga balai balai yang terbuat dari kayu jati yang gratis diduduki berjam jam. Cocok untuk makan dan kongkow bersama rekan dan keluarga. 

Nah, itu baru star penjelajahan kita ke lokasi Gunung Batu. Di sebelah kanan area foto selfie, ada ribuan anak tangga yang menuju ke puncak gunung batu. Tenang saja, anak tangganya terbuat dari tembok dan tak begitu terjal. Tinggal melangkahkan kaki dan menghirup udara segar di sana, Anda sudah tiba di lokasi Gunung Batu. 

Namun, ada jalan pintas agar sampai di Gunung Batu, hanya saja, Anda harus rela masuk rumput ilalang dan jalan tanah setapak bekas para pendaki. Setelah sampai di puncak, rasa lelah dan capai akan hilang. Karena udara segar dan angin kencang yang menusuk tubuh. 

Setibanya di puncak gunung Batu, dibagian barat Anda akan menikmati pemandangan kota Jatinangor lengkap dengan gedung gedung pencakar langitnya. Tampak juga meski samar, kota Bandung dan Stadion GBLA juga masjid terapung di Gedebage. 

Disebelah utara Anda bisa menikmati Kecamatan Tanjungsari dan jalan Tol Cisumdawu yang melintas. Kemudian di sebelah timur anda akan melihat pemandangan alam pesawahan dan pancaran sinar matahari di pagi hari. 

“Lumayan juga enak, pemandangannya, udara masih asri, masuknya pun gratis. Cocok sih bagi pecinta alam, seperti ngecamp kayaknya enak. Hanya sulit air,” kata Yanyan pengunjung asal Buahdua Kabupaten Sumedang itu. 

Yanyan berangkat menggunakan sepeda bersama rombongan sepeda dari Tanjungsari. Sengaja memilih trak Gunung Batu karena mendengar dari orang lain dan mencari sesuatu yang baru. 

“Kalau track ke Kirpay rasanya bosan, ini tracknya juga terjal dan ekstrim. Sangat cocok bagi pecinta petualangan dan tantangan,” ujarnya. 

Yayan berharap, lokasi ini dibenahi agar menjadi daya tarik wisatawan. Dan menambah PAD bagi Kabupaten Sumedang.(abas)

Categories: Regional