Hari Ke-7 PSBB Tahap III Sumedang: Pasar dan Terminal Masih Rawan Penyebaran Covid-19

SUMEDANG, eljabar.com — Drs. Asep Tatang Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Sumedang mewakili Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang menyampaikan perkembangansituasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang, pada hari ini Selasa 26 Mei 2020 Pukul 16.00 WIB masih perlu lebih diwaspadai.

Asep menjelaskan secara lengkap pasien positif Covid-19 sebagai berikut, Berdasarkan uji Polymerease Chain Reaction / SWAB, terdapat pasien positif sebanyak 9 orang, dari total 12 orang pasien terkonfirmasi positif SWAB. Sebanyak 3 orang diantaranya telah selesai dan dinyatakan sembuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test, dinyatakan Reaktif Rapid Test sebanyak 4 orang, dimana kategori Reaktif Rapid Test ini dipilah menjadi ODP Reaktif dan PDP Reaktif, dengan data sebagai berikut :
a. ODP Reaktif Rapid Test yaitu Reaktif Rapid Test tapi tidak bergejala, jumlahnya sebanyak 2 orang.
b. PDP Reaktif Rapid Test yaitu Reaktif Rapid Test dengan gejala klinis pneumonia atau comorbid penyakit tertentu, jumlahnya sebanyak 2 orang.

Jumlah total Reaktif Rapid Test sebanyak 66 orang, 59 orang dinyatakan selesai dan 3 orang meninggal. Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar covid 19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction /SWAB.

Serta perlu kami sampaikan pula kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang, bahwa pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif covid-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien covid 19, dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar covid 19 bila ternyata jenazah yang bersangkutan positif covid 19.

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien Rapid Test Reaktif jumlahnya dipisahkan dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dengan tujuan agar tidak terjadi duplikasi data.

Secara umum jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Reaktif dan Non Reaktif adalah sebanyak 2 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia, jumlahnya sebanyak 21 orang, dinyatakan selesai menjalani masa pemantauan 939 orang, sehingga jumlah total sebanyak 960 orang.

Secara umum, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) Reaktif dan Non Reaktif adalah sebanyak 23 orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah Kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, jumlahnya sebanyak 129 orang.

Rapid Test yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 26 Mei 2020 adalah : selesai Rapid Test 3.123 orang dan selesai Rapid Test ulang 85 orang.

Sementara itu, hasil Rapid Test yang dilaksanakan secara masif dari tanggal 28 April 2020 sampai dengan 26 Mei 2020 dilakukan terhadap 1.530 orang dengan hasil sebanyak 1.501 orang negatif dan 29 orang reaktif.

Orang Dalam Risiko (ODR) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 tetapi tidak memiliki gejala apapun, jumlahnya dengan hari ini sebanyak 4.476 orang, jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 38 orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 4.514 orang.

Hari ini Selasa tanggal 26 Mei 2020 merupakan hari ketujuh pelaksanaan PSBB Tahap ke III di Kabupaten Sumedang yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 29 Mei 2020, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Kabupaten Sumedang dari Pandemi Covid 19. Kami harapkan Masyarakat Kabupaten Sumedang dapat bekerja sama untuk mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan dalam pemberlakuan PSBB Tahap III di Kabupaten Sumedang.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk mengendalikan, mengatur dan membatasi pergerakan orang, serta mendeteksi kemungkinan orang terpapar covid 19, baik di dalam wilayah Kabupaten Sumedang maupun yang keluar masuk Kabupaten Sumedang, telah dibentuk Posko Check Point A dan Check Point Gabungan yang merupakan gabungan dari Check Point B dan C dan difokuskan di perbatasan.

Adapun data 26 Mei 2020 sampai dengan pukul 15.00 WIB dapat kami laporkan sebaga berikut, Chek point A; Kendaraan diberhentikan : 75 Kendaraan, Kendaraan Putar Balik : 51 Kendaraan dan Jumlah Pelanggaran : 27 Pelanggaran. Chek Point Perbatasan (Chek Point C); Kendaraan diberhentikan : 18.408 Kendaraan, Kendaraan Putar Balik : 801 Kendaraan, Jumlah Pelanggaran : 554 Pelanggaran.

Pasca Hari Raya Idul Fitri, masih banyak sejumlah titik sangat berpotensi menjadi lokasi rawan penyebaran covid 19, diantaranya pasar, terminal dan tempat-tempat ibadah, untuk itu Masyarakat Kabupaten Sumedang diminta agar selalu waspada dan tetap disiplin menjalankan Physical Distancing, menggunakan masker setiap bepergian keluar rumah dan sering mencuci tangan pakai sabun.

Masyarakat Sumedang harus lebih berhati-hati dan waspada akan bahaya penyebaran Covid-19 di pusat perniagaan. Sebab penyebaran virus sangat mudah karena droplet bisa menempel di permukaan benda yang ada di pusat perniagaan yang dalam keseharian sering kita sentuh.

Perlu kami informasikan pula, bahwa pasien atas nama Ny. Ariyanti yang meninggal pada tanggal 16 Mei 2020 beralamat di Dusun Cibala Desa Sarimekar Kecamatan Jatinunggal dan dikebumikan menggunakan protokol Covid-19, hasil tes SWAB yang keluar pada tanggal 21 Mei 2020 menyatakan yang bersangkutan negatif Covid-19. (Abas)

Categories: Pemerintahan