Inspektorat Kabupaten Sumedang Gelar Konsultasi Kinerja Pengawasan Tahun 2021 - El Jabar

Inspektorat Kabupaten Sumedang Gelar Konsultasi Kinerja Pengawasan Tahun 2021

SUMEDANG, eljabar.com — Bertempat di Aula Korpri Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021), Inspektorat Kabupaten Sumedang menggelar Konsultasi Kinerja Pengawasan Tahun 2021 bertajuk Optimalisasi Kapabilitas APIP Level 3 Menuju Inspektorat sebagai Konsultan Katalis dan Penjamin Kualitas.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman, Inspektur Kabupaten Sumedang Subagio dan diikuti para pejabat serta staf Inspektorat Kabupaten Sumedang.

Inspektur Kabupaten Sumedang Subagio menyampaikan, saat ini Inspektorat sedang didorong untuk menjadi lebih baik sehingga amanah untuk menjaga Pemerintah Kabupaten Sumedang tetap ‘on the track’.

Dikatakannya, ASN di Inspektorat dituntut terus mengembangkan diri dengan mengikuti Diklat, mencari pengetahuan dan wawasan terkait optimalisasi kapabilitas APIP Level 3 dan melakukan kunjungan untuk meningkatkan wawasan.

“Inspektorat harus bisa menjadi pembimbing jika ada SKPD yang melakukan penyimpangan agar tidak terjadi kesalahan yang akan merugikan Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Wabup percaya bahwa Inspektorat mampu memberikan kontrol pengawasan dalam roda pemerintahan Kabupaten Sumedang sehingga bisa mengambil langkah akseleratif untuk mencapai target progresif.

Ia pun mengharapkan agar jajaran Inspektorat bisa menentukan skala prioritas dalam penanganan audit terkait kasus di Kabupaten Sumedang, khususnya melakukan ‘review’ audit sebelum ditangani APH.

“Inspektorat Kabupaten Sumedang harus menjadi yang terbaik di Indonesia. Caranya harus ada kekompakan dan super tim agar bekerja suasananya tetap nyaman,” harap Wabup.

Lebih lanjut kata Wabup, auditor di Inspektorat Kabupaten Sumedang harus senantiasa meningkatkan kompetensi diri sehingga dalam melakukan audit bisa lebih optimal, khususnya dalam menyampaikan suatu permasalahan yang dihadapi.

“Selain melakukan pemerikaan, tugas utama Inspektorat adalah pembinaan  atau memfilter sebuah permasalahan. Jangan tergesa-gesa dalam melakukan laporan,” ujar Wabup.

Menambahkan apa yang telah disampaikan Wabup, dalam kesempatan tersebut Sekda Herman Suryatman  menyampaikan, berdasarka laporan catatan dari BPK, hasil mitigasi resiko Inspektorat Kabupaten Sumedang dinilai masih rendah.

“Kondisi seperti ini diharapkan dapat diminimalisir karena saat ini Kabupaten Sumedang tengah berupaya mendorong kegiatan-kegiatan yang akseleratif dan progresif,” katanya.

Sekda meminta Inspektorat harus mampu meningkatkan target kinerjanya berkaitan dengan APIP dan Maturitas SPIP di tahun 2021 atau naik menjadi 3,5 atau 4.

“Semua ini harus diidentifikasi dengan baik dan detail sehingga bisa mencapai target yang akan dicapai,” ucapnya.

Ia berharap Inspektorat mulai berubah dari ‘watch dog’ menjadi konsultant internal.

“Selain itu, Inspektorat harus bisa menjadi katalis. Dengan kata lain, pemberi solusi sehingga bisa menjadi penjamin kualitas kegiatan di kabupaten Sumedang,” ungkapnya.

Terakhir Sekda meminta kepada Inspektorat harus bisa menerapkan ZI pada Tahun 2021 di semua SKPD sehingga SPIP di SKPD dilakukan pekerjaannya secara maksimal. Selain itu, untuk WBS (whistle blowing system) harus segera ditindaklanjuti.

“Kabupaten Sumedang sedang mendorong ZI versi desa yang dibuat lebih sederhana agar mudah dilaksanakan. Tapi saat ini sedang didorong terkait rancangan Perdanya sehingga nanti desa kinerjanya bisa lebih baik di tahun 2021. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Pemerintahan