Ketua Umum GMBI Menilai Bencana Longsor Cimanggung Sebagai Peringatan dari Tuhan YME - El Jabar

Ketua Umum GMBI Menilai Bencana Longsor Cimanggung Sebagai Peringatan dari Tuhan YME

SUMEDANG, eljabar.com – Ketua Umum LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), M. Fauzan Rachman didampingi Ketua GMBI Distrik Sumedang, Yudi Tahyudin Sunardja menyampaikan, bahwa bencana longsor yang terjadi di desa Cihanjuang, Cimanggung dinilai sebagai peringatan dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Dengan demikian sejatinya kiprah manusia harus menjaga dan melestarikan fungsi alam. Jangan sampai adanya sebuah pembangunan di suatu daerah tanpa mempertimbangkan kajian alam sekitar. Apalagi hingga berdampak terjadi bencana. Sehingga, kami menilai bencana tersebut akibat kelalaian manusia itu sendiri,” ujar M. Fauzan kepada wartawan seusai memberikan bantuan logistik di Posko Penanggulangan Bencana Kantor Kecamatan Cimanggung, Senin (18/01/2021).

Berkaca dari bencana longsor di Cimanggung, masih kata M. Fauzan, dirinya meminta semua distrik GMBI di semua kabupaten/kota se-Indonesia agar ikutserta menjaga alam.

“Dengan kondisi sekarang, diberbagai daerah termasuk Sumedang begitu marak pembangunan di area zona hijau. Hal ini tentu sangat kami sesalkan,” terangnya.

Meski demikian, imbuh Fauzan, sejak tahun 2013 lalu GMBI terus berkiprah dan tetap eksis untuk ikutserta berkontribusi dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Terlebih, pada 2017 lalu sudah membentuk tim relawan 133 merupakan prajurit setia GMBI. Bahkan, tim 133 pasti akan diterjunkan untuk penanggulangan tanggap darurat kebencanaan disetiap kabupaten/kota.

“Begitupun peranserta GMBI melalui distrik Sumedang dalam penanggulangan tanggap darurat bencana longsor di Cimanggung, tak hanya sudah menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak namun, telah menerjunkan tim 133 untuk membantu proses evakuasi yang bergabung dengan unsur potensi SAR lain.

Kami pun meminta semua anggota GMBI dalam berbuat sesuatu harus dilandasi dengan niat yang tulus ikhlas bahkan, harus dinikmati oleh jiwa, raga dan hati agar menjadi amal ibadah disisi Alloh SWT,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengapresiasi positif kiprah relawan SAR termasuk tim 133 GMBI yang telah ikutserta membantu proses evakuasi pencarian korban bencana dengan bergabung bersama Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan unsur lainnya.

“Saya juga apresiasi positif kepada para donatur yang telah menitipkan logistik di Posko bencana untuk para korban. Tentu akan disalurkan secepatnya kepada warga terdampak. Sejauh ini logistik bagi korban bencana longsor di Cimanggung masih mencukupi,” terangnya.

Lebih dari itu, terang Wabup, di informasikan hingga pukul 14.00 WIB korban meninggal dunia yang telah ditemukan sebanyak 36 orang. Sedangkan 4 orang masih dalam pencarian petugas SAR gabungan.

“Proses pencarian korban tertimbun longsor masih terus berlanjut. Mudah mudahan hari ini semua korban dapat ditemukan,” tuntas Wabup. (Abas)

Categories: Kronik