Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Hasil Kapal Tongkang Desa Gersik Putih Bergulir ke Penyelidikan - El Jabar

Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Hasil Kapal Tongkang Desa Gersik Putih Bergulir ke Penyelidikan

SUMENEP, eljabar.com – Kasus dugaan penyimpangan dana hasil kapal tongkang KM Dinda Jaya I, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur, bergulir ke penyelidikan.
Hal itu dibuktikan dengan Surat Penyelidikan Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, dengan nomor B/ 95 /RES.3.2/11/2021/Satreskrim, prihal Perkembangan penanganan aduan masyarakat tentang dugaan TPK Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Gersik Putih.

IMG 20210222 WA0059

Dalam surat tersebut penyidik akan melakukan klarifikasi pada pihak-pihak terkait diantaranya, melakukan klarifikasi terhadap ahli ukur kapal KSOP Kalianget, Kades Gersik Putih, ABK KM Dinda Jaya I, dan Ketua BUMDes Gersik Putih.
Menanggapi hal itu, Ketua DPC LIPK Sumenep, Syaifiddin selaku pelapor dalam kasus tersebut mengaku sudah menerima surat tembusan tentang peyelidikan tersebut.
Syaifiddin menegaskan jika dalam laporannya ada dua hal yang menjadi pokok utama, yakni pengelolaan BUMdes tersebut dan tentang pembuatan KM Dinda Jaya I yang diambil dari Dana Desa Gersik Putih.
“Jika nanti Polres masih butuh bukti tambahan kami siap untuk melengkapinya,” kata Syaifiddin pada media, Senin (22/02/2021).
Intinya, kata Syaifiddin, kasus ini berjalan dengan benar dan sesuai dengan harapan. Pihaknya berharap agar kasus tersebut terus dilanjutkan sampai ke pengadilan.
“Jika penanganan kasus ini berjalan lambat, kami akan kembali surati Polres Sumenep. Saya harap ini cepat selesai dan naik ke pengadilan,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua BUMDes Gersik Putih, Aris, saat dikonfirmasi mengaku akan tetap mengikuti proses hukum yang ada.
“Saya ikuti alur saja, jika ada pemanggilan dari penyidik saya akan datang,” singkatnya, pada awak media saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Dhany Rahadian Basuki, membenarkan jika kasus tersebut sudah masuk dalam proses penyelidikan.
“Masih proses lidik, pengumpulan barang bukti dan pemanggilan saksi,” kata Dhany saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya.
Disoal prihal jenjang waktu proses penyelidikan kasus tersebut, Dhany tidak bisa memastikan sampai kapan proses penyelidikan itu selesai.
“Iya cukup lama, sampai cukup bukti, kita harus tau kerugiannya dulu,” tutupnya. (ury)

Categories: Nasional