Kecamatan Ujungjaya Jadi Etalase dan Parameter Sumedang Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat - El Jabar

Kecamatan Ujungjaya Jadi Etalase dan Parameter Sumedang Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat

SUMEDANG, eljabar.com — Kecamatan Ujungjaya merupakan pintu masuk ke Kabupaten Sumedang dari arah Timur sekaligus menjadi etalase dan parameter dalam memberikan pelayanan yang representatif kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan pada saat  melakukan Pemaparan DED Kawasan Pusat Pemerintahan Kecamatan Ujungjaya bersama konsultan PT Wanukarsa Mega Cita di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, IPP, Selasa (10/11).

Dijelaskan Wabup Erwan, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan memfasilitasi pembangunan pusat pemerintahan baik di desa, kelurahan, maupun kecamatan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kegiatan fasilitasi ini akan berlanjut setiap tahun di beberapa kecamatan yang menjadi prioritas dan di wilayah perbatasan Sumedang dalam rangka pembenahan, salah satunya di Kecamatan Ujungjaya,” ungkap Wabup.

Oleh karena itu, Wabup Erwan meminta kepada TAPD Kabupaten Sumedang agar mengalokasikan dana sebesar Rp. 2.8 miliar sampai Rp. 3 miliar di Tahun 2021 untuk pembangunan kawasan pemerintahan Kecamatan Ujungjaya seraya menunggu kepastian Banprov.

“Saya minta dibuatkan surat kepada Pak Sekda selaku Ketua TAPD, juga Bappppeda dan BPKAD agar dianggarkan khusus untuk Ujungjaya. Begitu juga ke depannya untuk kecamatan-kecamatan yang menjadi prioritas seperti Kecamatan Jatinunggal Jatinangor, Cibugel dan Wado untuk pembenahan kawasan pusat pemerintahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag PBD Setda Asep Darwaman mengatakan, rencananya kawasan pusat pemerintahan Kecamatan Ujungjaya dipindahkan ke tanah milik pemerintah daerah yang berada di Desa Keboncau Kecamatan Ujungjaya.

“Dari tanah 4,2 hektare lahan yang ada, 2,1 hektare untuk pembangunan Kecamatan atau sekitar 50 persen.

Nanti di depan kantor kecamatan ada lapangan untuk pusat benih penjemuran padi, embung dan UPTD serta kantor dinas pertanian. Semuanya dibangun dengan konsep Sunda,” ujarnya.

Sebagaimana disampaikan Wabup, lanjut Kabag, selain Kecamatan Ujungjaya, ke depan beberapa kecamatan lainnya juga menjadi prioritas untuk penataan kantor kecamatan.

“Ke depan kita juga akan mengembangkan Kecamatan Jatinangor, Jatinunggal, Cibugel dan Wado yang dilakukan secara bertahap.  Semuanya tentu akan dilakukan pembenahan,” imbuhnya.

Terkait dengan anggaran untuk pusat pemerintahan Kecamatan Ujungjaya Asep menambahkan, sesuai arahan Wabup, sementara hanya dianggarkan untuk kebutuhan kantor kecamatan sebesar Rp. 3 miliar.

“Tetapi apabila pemerintah provinsi menganggarkan sekitar Rp. 7.8 M untuk pembangunan secara keseluruhan, tentu di Tahun 2021 bisa selesai dan tuntas semuanya,” tuturnya.

Ditambahkan Asep, pembangunan pusat pemerintahan Kecamatan Ujungjaya bisa dimulai Tahun 2021 yang diawali dengan pembangunan kantor kecamatan.

“Total anggaran sementara diperkirakan hanya untuk kebutuhan kantor kecamatan yakni sekitar Rp. 3 miliar. Nanti mungkin secara bertahap akan dilakukan pembenahan pembangunan ke depan,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, Asisten Pembangunan HilmanTaufik W  S, Camat Kecamatan Ujungjaya Didin Hermawan, unsur Bappppeda, DPKPP dan PT Wanukarsa Mega Cita. (Abas)

Categories: Regional