Maksimalkan Serapan Gabah, Bupati Sumenep Minta ASN Beli Beras Hasil Panen Petani – El Jabar

Maksimalkan Serapan Gabah, Bupati Sumenep Minta ASN Beli Beras Hasil Panen Petani

SUMENEP, eljabar.com — Guna memaksimalkan serapah gabah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, minta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli beras hasil panen petani setempat.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, setelah menerbitkan Perbub Nomor 64 Tahun 2021 tentang penyediaan beras bagi ASN dan launching aplikasi SI PAPA (Stabilitas Harga Pasca Panen) di Kantor Pemkab Sumenep.

Menurutnya perbub nomor 64 tahun 2021 titik dasarnya kepada kesejahteraan petani, dan dikeluarkannya perbub 64 tersebut karena surplusnya Sumenep kurang lebih 43 ribu ton beras.

“Maka saya berharap dengan surplus ini ASN ini kita dorong untuk membeli beras petani. Ini yang ingin kita dorong,” ungkapnya, Selasa (05/10/2021).

Adapun formulasinya, kata Fauzi, didorong melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PD Sumekar, dengan model kolaborasi ini, merupakan hasil kunker yang dilakukan oleh Pemkab Sumenep ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kemudian, lanjut Fauzi, dari hasil tersebut pihaknya menyempurnakan dan memaksimalkan sebagaimana tertuang dalam Perbub 46 tersebut.

“Sehingga nanti, BUMD PD Sumenkar sebagai penyedia beras yang akan menjual kepada ASN kita,” ucapnya.

“Sehingga ada beras petani yang dibeli, ada peran PD Sumekar untuk bisa melakukan koordinasi di situ. Ini menjadi bagian sinergitas dalam kolaborasi bagaimana bisa menyerap beras petani,” imbuhnya.

Namun, kata Fauzi, tak hanya hadir sebagai penyedia beras, PD Sumekar juga diharapkan bisa mengintervensi pasar. Seperti, memberikan suatu platform inflasi dan deflasi.

“Jika beras murah, lagi hancur, BUMD bisa masuk dengan bentuk subsidi. Kalau mahal PD Sumekar juga turunkan harga agar masyarakat juga tidak menjerit. Tapi kalau murah ini bisa juga intervensi,” tegasnya.

Dengan seperti itu, lanjut pria yang juga aktif sebagai Ketua DPC PDIP Sumenep itu, hasil panen petani bisa stabil, dan hal itu tidak hanya untu beras juga berlaku pada hasil panen petani lainnya seperti, cabai, bawang, lainnya.

Sedangkan target beras yang akan diserap dari hasil panen petani, Pemkab Sumenep dalam setahun akan menyerap sebanyak 1.113 ton yang diperuntukkan untuk ASN saja.

“Makanya BUMD PD Sumekar ini harus mampu mengaplikasikan diri untuk masuk ke perdagangan bebas, ini hanya bagian awal saja, kedepannya harus masuk ke pasar bebas,” tutupnya. (ury)

Categories: Pemerintahan