Menunjang Sektor Transportasi, Ruas Jalan Kamal Sampai Batas Kota Sampang Dibenahi – El Jabar

Menunjang Sektor Transportasi, Ruas Jalan Kamal Sampai Batas Kota Sampang Dibenahi

BANGKALAN, eljabar.comSejumlah ruas jalan di Pulau Madura mulai diperbaiki oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur Bali, salah satunya adalah ruas Kamal Bangkalan Sampang.

Melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Timur dan PPK 3.2 Jawa Timur, ruas jalan yang diperbaiki tersebar di sejumlah lokasi efektif.

Berdasarkan data yang diterima eljabar.com ruas jalan efektif yang diperbaiki tersebut mencapai 8,67 kilometer dan tersebar di 9 ruas jalan, baik yang dikerjakan dengan skema Padat Karya Tunai (PKT) maupun kontraktual.

Ruas jalan tersebut meliputi Kamal-Bts Kota Bangkalan sepanjang 900 meter, Jl. Halim Perdana Kusuma 700 m, Bts Kota Bangkalan-Bts Kab. Sampang 2.600 meter dan Bts Kab. Bangkalan-Torjun 1570 meter.

Selain itu perbaikan juga dilaksanakan di ruas Torjun-Bts Kota Sampang sepanjang 1.800 meter dan Bangkalan-Pelabuhan Tanjungbumi 1.900 meter.

Selain perbaikan pada lapisan perkerasan lentur jalan, perbaikan tersebut juga meliputi bangunan pelengkap jalan seperti jembatan maupun pembuatan saluran tepi jalan.

Pantauan eljabar.com di beberapa ruas jalan PPK 3.2 Provinsi Jawa Timur, selama proses pekerjaan berlangsung sejumlah rambu peringatan dan pengaman terpasang di spot lokasi pekerjaan.

Seperti pada pekerjaan pembuatan saluran tepi jalan di Kecamatan Tangkel, Kabupaten Bangkalan. Hal yang sama juga terlihat di lokasi pekerjaan pelebaran jalan di wilayah Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.

Pada pelebaran jalan di Blega, Kabupaten Bangkalan saat ini yang dikerjakan masih di sisi selatan jalan. Sedangkan di sisi kanan, baru sebagian yang digali meski seluruh pohon yang ada di kedua sisi jalan sudah ditebang.

Begitu juga dengan penambalan lobang jalan yang ada di wilayah pegunungan Gigir, Kecamatan Tana Merah, Kabupaten Bangkalan. Pekerjaan tersebut sudah selesai dikerjakan.

Begitu juga dengan ruas jalan yang membentang di wilayah Klampis, Kabupaten Bangkalan sampai ke Torjun, Kabupaten Sampang. Di ruas ini hanya menyisakan pekerjaan pembuatan marka jalan.

Kendati demikian, sejumlah kalangan menilai bahwa yang perlu mendapat perhatian adalah potensi kerusakan jalan yang disebabkan oleh kendaraan bermuatan lebih (over load).

Setelah seluruh perbaikan ruas jalan nasional dari Kamal hingga batas Kota Sampang selesai dikerjakan, sebaiknya instansi terkait lebih agresif untuk mengendalikan dan mengawasi kendaraan dengan muatan dan dimensi yang melebihi batas ketentuan.

Sebab, kata Khoirul Askar, peneliti dari Surabaya Institute Governance Studies, biaya besar perbaikan jalan, justru tidak memberikan dampak terhadap usia teknis dan usian layanan jalan yang diharapkan.

“Kerja keras penyelenggara jalan menjadi sia-sia jika jalan yang diperbaiki itu umurnya hanya sesaat dan umur layanannya tereduksi oleh kendaraan ODOL,” pungkas Khoirul. (and)

Categories: Regional