Kronik

Milad Ke-19 GMBI: Ditengah Pandemi Covid-19, Semangat Dalam Beorganisasi Harus Terus Berjalan

SUMEDANG, eljabar.com – Hari lahir LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) ke-19 yang kerap diperingati setiap tanggal 8, 18 dan 28 Maret kini dilaksanakan hanya ditingkat distrik mengingat situasi pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua LSM GMBI Distrik Sumedang Yudi Tahyudin Sunardja kepada wartawan di Sumedang, Selasa (09/03/2021).

“Meskipun ditengah pandemi Covid-19, semangat dalam beorganisasi harus terus berjalan. Bahkan ditingkatkan demi memperkokoh kesatuan diantara kader GMBI,” ujar Yudi.

Diharapkan, terang Yudi, melalui momentum hari lahir GMBI ke-19, anggota GMBI sejatinya semakin memperkuat kedisiplinan. Terlebih, GMBI juga terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) anggotanya.

“Ya, GMBI Distrik Sumedang diharapkan mampu menjadi role model atau percontohan bagi anggota GMBI di daerah lain. Berlomba lomba dalam kebaikan. Kami pun berharap setiap kader GMBI terus mengikuti perkembangan teknologi serta meningkatkan pengetahuan,” tegasnya.

Selain itu, sambung Yudi, menginjak usia yang ke-19 GMBI sejatinya dijadikan momentum untuk mengevaluasi capaian apa saja yang telah diraih hinga target kedepannya apa saja.

“Ditahun ini saja banyak hal yang telah dilaksanakan dan dikerjakan oleh GMBI Sumedang seperti, ikut berperan aktif membantu dalam penanggulangan bencana alam, lalu mendukung kebijakan program pemerintah daerah hingga membantu menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan lain sebagainya,” terang Yudi.

Selain itu, sambung Yudi, momentum hari lahir GMBI ke-19 di Sumedang berencana menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pemberian santunan bagi anak yatim dan mempertajam gotongroyong bersama masyarakat dengan membersihkan lingkungan sekitar.

“Masih banyak agenda lainnya dalam rangka memperingati hari lahir GMBI ke-19 ini hingga puncaknya akan dilaksanakan pada 28 Maret 2021 nanti,” tukas Yudi. (Abas)

Show More
Back to top button