Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Military Attaché Tour 2026 Perkuat Diplomasi Militer dan Kerja Sama Pertahanan

BANDUNG, eljabar.com — Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menegaskan pentingnya Military Attaché Tour 2026 sebagai sarana diplomasi militer untuk membangun rasa saling percaya, meningkatkan pemahaman bersama, serta memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan antara TNI dan negara-negara sahabat.
Penegasan tersebut tertuang dalam naskah sambutan Pangdam III/Siliwangi pada kegiatan penerimaan delegasi perwakilan militer negara-negara sahabat di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) III/Siliwangi, Bandung, Selasa (27/10/2026).
Dalam sambutannya, Kosasih menyampaikan bahwa Military Attaché Tour memiliki arti strategis dalam mempererat hubungan antarnegara melalui pendekatan diplomasi militer yang mengedepankan komunikasi, keterbukaan, dan saling pengertian.
“Kegiatan ini memiliki arti strategis sebagai sarana diplomasi militer untuk mempererat silaturahmi, membangun rasa saling percaya (mutual trust), serta meningkatkan pemahaman bersama (mutual understanding) dalam rangka memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan antarnegara,” demikian pesan Pangdam III/Siliwangi dalam sambutannya.
Kosasih juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Military Attaché Tour yang diinisiasi oleh Staf Intelijen Tentara Nasional Indonesia (Sintel TNI). Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi delegasi militer negara-negara sahabat untuk mengenal lebih dekat lingkungan, tugas, serta peran satuan TNI, khususnya Kodam III/Siliwangi.
Melalui kunjungan tersebut, para delegasi diharapkan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tugas pokok, kemampuan, dan kesiapan operasional Kodam III/Siliwangi. Hal itu mencakup peran satuan dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Selain memperkenalkan aspek kemiliteran, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, seni dan budaya Sunda, keindahan alam, serta keramahan masyarakat Jawa Barat.
Nilai-nilai kearifan lokal yang tercermin dalam falsafah Sunda Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh turut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan karakter masyarakat Jawa Barat kepada para delegasi. Falsafah tersebut mengandung makna saling mencerdaskan, saling menyayangi, dan saling membimbing dalam kehidupan bermasyarakat.
Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa Kodam III/Siliwangi berkomitmen mendukung penguatan hubungan persahabatan dan kerja sama militer dengan negara-negara sahabat. Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan, tetapi berlanjut melalui komunikasi yang semakin erat serta terbukanya berbagai peluang kerja sama yang konstruktif.
“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi dan pengalaman, tetapi juga memperkuat komunikasi serta membuka peluang kerja sama yang bermanfaat bagi kepentingan bersama, stabilitas kawasan, dan perdamaian dunia,” ungkapnya.
Untuk mendukung tercapainya tujuan kegiatan, Kodam III/Siliwangi menyatakan kesiapannya membantu kelancaran seluruh rangkaian Military Attaché Tour di wilayahnya. Dukungan tersebut diarahkan agar setiap agenda dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh delegasi yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Kosasih juga menyampaikan penghargaan kepada Asisten Intelijen Panglima TNI, panitia dari Sintel TNI, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam menyelenggarakan kegiatan Military Attaché Tour 2026.
Ia turut mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kodam III/Siliwangi sebagai salah satu tujuan kunjungan delegasi militer negara-negara sahabat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antarmiliter dapat semakin solid, saling pengertian semakin kuat, dan kerja sama pertahanan terus berkembang sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas kawasan serta mendukung perdamaian dunia. (**)







