Pemanfaatan PLTP Gunung Tampomas Merupakan Salah Satu Alternatif Solusi Dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah – El Jabar

Pemanfaatan PLTP Gunung Tampomas Merupakan Salah Satu Alternatif Solusi Dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah

Sumedang, eljabar. Com — Pemanfaatan panas bumi Gunung Tampomas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) merupakan salah satu alternatif solusi dalam meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian diterangkan Sekda Kabupaten Sumedang Herman Suryatman saat digelar Focus Group Discussion (FGD) Model Pengelolaan Kawasan Tampomas untuk Pengembangan Energi Baru Terbarukan di Aula Tampomas Setda Kabupaten Sumedang, Jumat (22/10).

FGD tersebut merupakan ketiga kalinya dilaksanakan setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Narimbang Kecamatan Conggeang dan di Kecamatan Buahdua.

Selain oleh Sekda, FGD dihadiri pula unsur Forkopimda Kabupaten Sumedang, Direktorat Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Balai Besar Komservasi SDA Provinsi Jawa Barat Ditjen KSDAE Kementerian LHK, para Asisten Setda dan Kepala Perangkat Daerah, Forkopimcam Buahdua dan Conggeang, Kepala Desa Cibitung dan Cikurubuk Kecamatan Buahdua, jajaran Pokja Panas Bumi Kecamatan Buahdua, dan perwakilan masyarakat.

Dikatakan Sekda, anggaran pembangunan terpangkas untuk penanganan Covid-19 sementara angka kemiskinan terus bertambah. Untuk itu, perlu mencari sumber anggaran baru untuk mewujudkan berbagai program pembangunan.

“Salah satu potensi Kabupaten Sumedang yang bisa didayagunakan adalah energi panas bumi di kawasan Gunung Tampomas,” ucapnya.

Oleh karena itu, Sekda memohon kepada warga untuk memberikan kesempatan kepada Kementerian ESDM dan jajarannya melakukan eksplorasi untuk dikaji dampak baik buruknya bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

“Eksplorasi ini bertujuan menggali maslahat dan madaratnya bagi masyarakat dan lingkungan. Kalau banyak madaratnya, tentu akan kita tolak. Pemda berkomitemn tidak mau menjerumuskan masyarakat. Tapi jika banyak manfaatnya, akan kita dukung,” tuturnya.

Sekda pun mengakui bahwa dalam setiap proyek pembangunan selalu ada dampak, namun tetap harus mencari solusi untuk meminimalisir dampak negatifnya.

“Saya minta hasil eksplorasi nanti disampaikan terbuka. Jangan ada yang disembunyikan agar bisa cari cara untuk meminimalisir dampaknya bersama-sama,” ujarnya.

Asisten Pembangunan Setda Hilman Taufik WS mengatakan, melalui pengembangan panas bumi di kawasan Tampomas, Sumedang akan turut berkontribusi kepada Proyek Strategis Nasional dalam pengembangan energi baru, terbarukan dan konservasi energi (EBTKE).

“Selain mendukung program nasional dalam penyediaan energi baru, pengembangan panas bumi Tampomas juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Dikatakan, FGD dapat dimanfaatkan oleh
masyarakat yang ada di lingkungan Gunung Tampomas untuk mendapatkan informasi yang lengkap dari Tim Kementerian ESDM serta menyampaikan harapan dan persoalan di lapangan.

“Telah dilakukan survei oleh tim ahli dimana ada kemungkinan dilanjutkan pengeboran dengan melihat data-data yang ada. Hasil dari FGD ini ada semacam komitmen atau action plan dari semua peserta sehingga program strategis nasional ini bisa terealisasi di Kabupaten Sumedang di awal Tahun 2021,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Buahdua Tono Suhartono menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendampingi para petugas yang melakukan survei dan sosialisasi.

“Kami siap mengawal ke lapangan. Masih ada desa di daerah kami yang masih perlu sosialisasi. Yang ingin diketahui warga adalah apa manfaat dan dampak negatifnya dari program panas bumi ini, serta siapa yang bertanggung jawab terhadap mitigasi dampak yang terjadi. Jadi kami perlu semacam alat peraga atau brosur,” tuturnya.

Adapun Camat Conggeang Tatang Setiadi mengusulkan adanya warganya yang diikutsertakan studi banding ke PLTP yang sudah berjalan dan memberikan kemanfaatan bagi warga sekitar.
“Mohon ada masyarakat atau tokoh untuk ikut serta studi banding untuk melihat lebih langsung kemajuan daerah yang dijadikan lokasi PLTP,” katanya.(abas)

Categories: Regional