Pemkab Sumedang Menggelar Penganugerahan Penghargaan Bumdes

Pemkab Sumedang Menggelar Penganugerahan Penghargaan Bumdes dan Inovasi Award Tahun 2020

SUMEDANG, eljabar.com — Sebagai apresiasi kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan dan desa yang berprestasi di bidang teknologi tepat guna, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan inovasi desa, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melaui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar penganugerahan Penghargaan Bumdes dan Teknologi Tepat Guna dan Inovasi Award Tahun 2020.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Setda IPP Kabupaten Sumedang dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Herman Suryatman yang juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada para pemenang, Selasa (29/12/2020).

Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan untuk sarana prasarana Desa Digital dari CDC PT. Telkom Indonesia melalui Asosiasi Pemandu Wirausaha Indonesia kepada Desa Citali Kecamatan Situraja, Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja dan Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya berupa Software Aplikasi Desa Digital, Komputer, Monitor LED, Jaringan Internet, Kabel LAN.

Adapun pemenang Lomba Inovasi Desa adalah Juara I Desa Kadu Jatigede, Juara II Desa Situraja Utara Situraja, Juara III Inovasi Desa Desa Cipasang Kecamatan Cibugel, Harapan I Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta, Harapan II Desa Ciuyah Kecamatan Cisarua Pemenang, dan Harapan III Desa Cijambe Kecamatan Paseh.

Sementara itu Juara Bumdes, Juara I Bumdes Gentra Sukamanah Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara, Juara II Bumdes Hartaguna Kecamatan Ujungjaya, dan Juara III Bumdes Sugih Desa Bangbayang Kecamatan Situraja.

Sementara itu, Pemenang Teknologi Tepat Guna adalah Juara I Desa Lebaksiuh Kecamatan Jatigede, Juara II Desa Buahdua Kecamatan Buahdua, Juara III Desa Banjarsari Jatinunggal, Harapan I Desa Kertamukti Kecamatan Tanjungmedar, Harapan II Desa Wanajaya Kecamatan Surian, dan Harapan III Desa Cimara Kecamatan Cisarua.

Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat DPMD Khaidir Gumilar melaporkan, dari berbagai kriteria yang dilihat dilakukan penilaian objektif dari 26 Kecamatan yang unik dan mempunyai inovasi di desanya dan Bumdesnya.

“Rekan-rekan yang menang Bumdes Award mempunyai keunikan masing-masing. Ada yang bagus pembentukan Bumdesnya, ada pionir Bumdes, ada permodalan yang mencapai ratusan juta. Camat melakukan pembinaan sehingga Bumdesnya dapat berkembang,” ucapnya.

Ia menerangkan, kaitannya dengan Lomba Inovasi Desa kemungkinan akan dilombakan lagi di tingkat selanjutnya.

“Sebenarnya Lomba Inovasi Desa itu muncul sebagai pengisi kekosongan program TPID yang dari Kemendes tidak ada. Sayang programnya bagus akhirnya diinisiasi oleh DPMD Kabupaten Sumedang melalui perintah dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda untuk memberikan penghargaan kepada desa-desa yang melakukan inovasi,” terangnya.

Ia mengatakan, Desa Inovasi Juara I diraih Desa Kadu Kecamatan Jatigede dengan inovasi sistem pelayanan melalui Aplikasi melalui Hand Phone Android.

“Ketika di masa Pandemi masyarakat yang memerlukan pelayanan tidak datang langsung tetapi cukup lewat HP. Begitu juga Penyediaan tempat cuci tangan yang tersedia di tiap-tiap rumah denga memanfaatkan media dari bambu. Kami berpendapat mereka bisa juara pertama karna bisa direplikasi oleh desa yang lain,” katanya.

Ia menambahkan, Juara Kedua diraih Desa Situraja Utara yang sudah mempunyai sistem Aplikasi Android untuk semua keperluan warga.

 “Seluruh pedagang dan ojek didaftarkan dalam aplikasi tersebut sehingga semua kebutuhan bisa dipesan secara online. Aplikasi tersebut menang di tingkat nasional,” ucapnya.

Dikatakan, selama sejarah Kabupaten Sumedang baru Tahun ini Lomba Bumdes dan TTG sekarang bisa dilaksanakan bersamaan. Oleh karena itu, akan terus menjadi agenda rutin tahunan.

“Benchmark sebuah tindak lanjut dari kegiatan hari ini para juaranya akan kita ikutkan di Tahun 2021 di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman dalam kesempatannya mengharapkan kegiatan tersebut dapat mengispirasi Bumdes, Desa dan warga masyarakat untuk lebih inovatif dan kreatif.

“Pemerintah dan warga desa yang telah menorehkan prestasi kita berikan penghargaan agar lebih semangat lagi dalam membangun desa khususnya perekonomian di desanya,” ucapnya.

Ia menerangkan bahwa di era pandemi bukan hanya urusan kesehatan yang harus menjadi perhatian, tetapi juga masalah ekonomi yang sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

“Alhamdulilah Bumdes sekarang mulai tampil di depan sebagai salah satu entitas yang mencoba menggerakkan perekonomian desa. Mudah-mudahan dengan ajang Bumdes Award ini, kinerja Bumdes di Tahun 2021 bisa lebih bagus lagi sehingga membantu perekonomian Desa,” terangnya.

Ia pun mengajak seluruh sektor untuk mendukung usaha Pemulihan Ekonomi Nasional agar bisa dilakukan lebih cepat.

“Pemerintah Kabupaten bukan Superman. Kami membutuhkan Superteam. Tim itu adalah Pemerintah Kabupaten yang bersinergi dengan Pemerintah Desa, Kecamatan, perbankan untuk bersama-sama membangun desa,” tegasnya. (Abas)

Categories: Kronik