Pemkab Sumenep Maksimalkan Dana DBHCHT Untuk Pemberantasan Rokok Ilegal – El Jabar

Pemkab Sumenep Maksimalkan Dana DBHCHT Untuk Pemberantasan Rokok Ilegal

SUMENEP, eljabar.com – Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, Madura, Jawa Timur juga kecipratan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang berbentuk Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal.

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Ach. Laili Maulidy, memaparkan bahwa penggunaan DBHCHT tahun 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Saat ini titik tekannya bukan lagi tentang sosialisasi penyadaran terhadap produk rokok ilegal.

“Saat ini kami hanya sebagai fasilitator dalam operasi nanti. Sesuai ketentuan kami hanya menjadi penanggung jawab saja, karena dalam pelaksanaanya nanti ada dari kantor beacukai, kepolisian, Satpol PP, kami dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep,” ungkap Laili. Kamis (07/10/2021).

Menurut Laili, tahun ini anggaran yang disediakan untuk pelaksanaan operasi pemberantasan rokok ilegal senilai Rp 175 juta. Program itu akan menyasar ke setiap kecamatan di ujung timur Pulau Madura.

Pihaknya menegaskan, bahwa saat ini pihak pemkab sudah mengantongi toko-toko yang terbiasa menjual rokok ilegal, dengan menandai identitas pengenal. Sehingga dalam pelaksanaan nanti bakal langsung menuju titik yang sudah ditargetkan.

“Itu berdasarkan data yang sudah kami himpun dari hasil pengawasan yang dilakukan setiap tahun. Selain itu pihak kantor cukai juga punya data tersendiri,” tegasnya.

Pihaknya mengaku, dalam pelaksanaan pemberantasan rokok ilegal tersebut, sudah melakukan koordinasi dengan kantor cukai. Namun, sampai saat ini masih belum bisa disampaikan. Namun untuk persiapan Laili memastikan sudah rampung.

Karena titik-titik yang akan dituju itu sengaja dirahasiakan, kalau diberitahukan maka mereka ambil ancang-ancang untuk mengamankan produk rokok ilegal,” imbuhnya.

Sedangkan untuk secara teknis, pelaksanaan pemberantasan rokok ilegal tersebut, akan dipasrahkan langsung ke kantor cukai. Sebab, pihaknya tidak berhak memberi sanksi.

Upaya-upaya untuk memberantas produk rokok ilegal terus kami kerahkan, tetapi memang dampaknya kurang maksimal. Dan tahun ini merupakan rentetan dari ikhtiar kami dalam menyadarkan masyarakat,” tutupnya. (ury)

Categories: Nasional