Uncategorized

Pesan Pengembang Bukit Damai kepada Pimpinan BNI Pamekasan: Waspada Pengkhianatan dari Lingkar Terdekat

SUMENEP, Eljabar.com Kehadiran Pimpinan BNI Cabang Pamekasan, Wahyudi Pangkat S., di Kantor Perumahan Bukit Damai pada Selasa, 14 Januari 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, mendapat sambutan hangat dari pihak pengembang. Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen dan keseriusan BNI Pamekasan dalam membangun komunikasi dengan mitra kerja.

Direktur Pengembang Perumahan Bukit Damai, Wirya, mengapresiasi kehadiran tersebut.

“Kami salut dengan komitmen Pak Wahyudi. Beliau menyampaikan akan datang, dan tidak sampai 1×24 jam langsung hadir untuk bersilaturahmi,” ujar Wirya kepada wartawan.

Dalam pertemuan itu, Wirya membuka pembicaraan dengan refleksi sejarah Islam, menyinggung sosok Ibnu Muljam sebagai pelajaran penting dalam kehidupan dan organisasi.

“Ibnu Muljam dalam sejarah dikenal sebagai sosok yang sangat piawai bersandiwara. Ia mampu menipu banyak orang, bahkan orang-orang besar di zamannya. Dari kisah ini kita belajar bahwa pengkhianatan sering datang dari orang yang terlihat paling baik,” ungkapnya.

Wirya menilai bahwa pelajaran sejarah tersebut relevan dengan kehidupan saat ini, termasuk dalam dunia organisasi dan birokrasi.

“Dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam organisasi dan birokrasi, potensi orang-orang seperti Ibnu Muljam itu selalu ada. Bisa saja orang terdekat kita justru menjadi penghianat,” tegas Wirya.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam membangun kepercayaan, bahkan kepada orang yang sudah lama dikenal.

“Bahkan dengan istri yang hidup bersama 24 jam pun, potensi khianat itu ada. Apalagi dengan orang yang baru kita kenal enam bulan, satu tahun, atau dua tahun. Maka jangan pernah percaya 100 persen tanpa kewaspadaan,” lanjutnya.

Pesan tersebut secara khusus disampaikan Wirya kepada Pimpinan BNI Pamekasan agar tetap siaga dalam menghadapi berbagai informasi yang beredar.

“Kita harus hati-hati terhadap upaya memutarbalikkan fakta. Kalau kita langsung percaya tanpa klarifikasi, itu bisa merusak perjalanan hidup dan institusi,” katanya.

Menurut Wirya, sejarah telah membuktikan bahwa banyak kehancuran besar bermula dari konflik internal.

“Sejarah mencatat, hancurnya negara, pecahnya umat, dan terjadinya perang saudara, hampir semuanya berawal dari orang dalam, bukan dari luar,”. pungkasnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh dialog, serta diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kepercayaan antara pengembang Perumahan Bukit Damai dan BNI Cabang Pamekasan ke depan. (Ury)

Show More
Back to top button