Saung Bontamia Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumedang Bernuansa Alami – El Jabar

Saung Bontamia Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumedang Bernuansa Alami

TANJUNGSARI,eljabar.com — Kawasan Cijambu Tanjungsari memang tak diragukan lagi sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Sumedang. Pasalnya, selain mulai banyak bermunculan tempat wisata, juga ada tempat yang nyaman untuk kongkow dan nongkrong ala ala anak muda kekinian. Selepas berwisata di kawasan Cijambu, untuk mengganjal perut, rasanya cocok jajanan kuliner yang enak di lidah.

Ya, Saung Bontamia yang berlokasi di Jalan Raya Pasigaran-Cijambu Tanjungsari Dusun Cijambu Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari memang menjadi pilihan yang tepat untuk sekedar melepas capai selama berwisata. Cocok pula bagi anak muda yang ingin ngedate atau sekedar foto selfie. Meskipun banyak pula goweser yang istirahat dan ngopi di Saung ini.

Bukan tanpa alasan, selain menunya yang Kumplit dan harganya terjangkau, juga suasananya alami pesawahan dan pegunungan. Sehingga tak salah jika Saung Bontamia ini sangat cocok bagi para pelancong.

“Ya, awalnya kami membuat warung kecil kecilan. Berangkat dari banyaknya wisatawan yang datang ke kawasan Cijambu. Karena banyak yang sekedar istirahat dan ingin foto selfie, kami membuka kue balok Cihapit, kemudian warung coffe, soto, baso. Responnya ternyata bagus, kemudian kami kembangkan menjadi sebuah cafe ala warung warung makanan (foodcourt),” kata Owner Saung Bontamia, Wahyu.

Pria yang memang memiliki basik di lanscape (taman) ini memang ingin mengembangkan saung Bontamia menjadi warung makan bernuansa alami (natural). Tak lain ingin menyuguhkan suasana yang berbeda dengan warung makan yang ada di Bandung atau kota kota besar lainnya.

“Kami menyediakan warung makan lesehan, kue balok, soto, baso, makan Kumplit. Panorama alam yang natural. Aneka makanan jajanan kuliner mulai Rp10 ribu ke atas. Cocok untuk nongkrong anak anak muda dan para pecinta kuliner. Memang segmennya ABG, dan Family,” ujarnya.

Menu-menunya juga seperti aneka snack, mie, steak, nasi liwet, nasi boboko, Coffee milk based, black coffee, dan juice,

“Ya kami juga sambil menjual aneka tanaman, karena saya juga memelihara tanaman,” tandasnya.(abas)

Categories: Kronik