Bupati Sumedang: Diperlukan Reformasi Birokrasi Agar Aparatur Pemerintahan Profesional
SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir memberikan pembinaan dalam rangka Akselarasi Peningkatan Kinerja Perangkat Daerah, SAKIP, Zona Integritas, dan Reformasi Birokrasi secara virtual pada dua Kecamatan, yakni Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Ganeas, dari Gedung Negara, Senin (30/11/2020).
Dikatakan Bupati, semua dimulai dari Visi Misi Sumedang Simpati yang mana di dalamnya ada Misi ke empat yaitu profesional aparaturnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam misi yang Keempat ini kita ingin semua aparatur profesional dengan menata birokrasi pemerintah yang responsif dan bertanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Agar aparatur pemerintahan profesional, lanjutnya, maka diperlukan Reformasi Birokrasi dalam bentuk membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
“Sasaran Reformasi Birokrasi (RB) adalah membangun ZI dengan menjadikan institusi kita wilayah yang bebas korupsi, tidak ada Pungli dan sebagainya, serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ucap Bupati.
Kemudian dikatakan Bupati, instrumen untuk mewujudkan RB adalah dengan di adakannya SAKIP.
“Saya meyakini para aparatur sudah sangat memahami tentang membangun ZI dan melaksanakan SAKIP ini. Tinggal bagaimana caranya kita mempunyai kemauan yang keras dan komitmen yang kuat untuk menjalankan apa yang menjadi Tupoksi kita untuk membangun ZI dan mengimplementasikan SAKIP dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Menurut Bupati, ZI sendiri merupakan sebuah predikat yang disematkan kepada sebuah institusi yang sudah tidak ada lagi perbuatan-perbuatan KKN dan betul-betul meningkat pelayanan publiknya.
“Tentunya ketika kita mencanangkan ZI, sesungguhnya harus memberikan efek psikologis bagi kita semua bahwa kita harus menjadi bagian dari itu sehingga menjalankannya secara konsekuwen, menaati aturan-aturan yang ada, dan membuat inovasi-inovasi untuk membangun ZI ini,” tukasnya.
Terakhir Bupati juga berharap agar seluruh Camat ikut memonitor SAKIP Desa dan mengarahkan agar Pemerintah Desa betul-betul bisa menngimplentasikan SAKIP di masing-masing desanya.
“Seluruh kecamatan dan desa agar meningkatkan terus kinerjanya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Capai apa yang menjadi target kerja di SAKIP dan ZI,” pungkasnya. (Abas)







