Guru Ngaji Mendapatkan Kado Istimewa di Hari Santri – El Jabar

Guru Ngaji Mendapatkan Kado Istimewa di Hari Santri

ilustrasi guru ngaji : FOTO : ISTIMEWA

SOREANG, eljabar.com  — Program insentif guru ngaji Kabupaten Bandung dinilai sebagai kado menjelang Hari Santri Nasional dan janji kampanye Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzie mengatakan, program yang baru diluncurkan Kamis 30 September 2021 tersebut berdekatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada pertengahan Oktober nanti.

“Ini program luar biasa menjelang Hari Santri Nasional. Ini menguatkan kehadiran pemerintah kepada penddidik agama,” kata Renie, Jumat 1 Oktober 2021.

Renie menyebut, insentif guru ngaji Kabupaten Bandung yang diberikan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada pendidik agama. Pasalnya kata dia, selama Indonesia merdeka, pendidik agama nyaris tidak diperhatikan.

Renie menambahkan, ada 16.000 guru ngaji yang mendapat insentif setiap bulan dan menyisakan sekitar 4.000 orang yang masuk dalam daftar tunggu.

“Kami mendukung program ini, sisa guru ngaji yang belum menerima insentif akan dimasukan dalam APBD 2022,” ujarnya.

Program insentif guru ngaji Kabupaten Bandung merupakan janji kampanye Bupati Bandung. Sebagai partai pengusung, pihaknya akan memperjuangkan supaya janji politik tersebut terealisasi secara sempurna.

“Bupati kita merealisasikan janji politik ketika Pilkada kemarin, adapun permasalahan yang muncul mengenai verifikasi validasi itu terus dilakukan agar program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat khususnya guru ngaji,” paparnya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan melalui kartu ATM Guru Ngaji dan rinciannya, para guru ngaji di Kabupaten Bandung akan menerima insentif sebesar Rp534.800/bulan.

Insentif tersebut terbagi dalam Rp350.000 berupa transfer langsung ke rekening pribadi guru ngaji yang terdaftar, ditambah Rp42.000 kali 4 orang untuk BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Categories: Parlemen