Jaga Generasi Muda Indonesia, Wakil Bupati Sumedang Membuka Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara 2019

SUMEDANG, eljabar.com — Generasi muda Indonesia perlu dijaga dan diawasi perkembangannya, baik secara mental maupun spiritual, agar tidak mudah terpengaruh oleh faham-faham yang membahayakan dan mengancam stabilitas negara yang akhir-akhir ini berkembang sehingga perlu diantisipasi oleh semua pihak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan pada saat membuka acara Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Tahun 2019 di Aula Hotel Handayani, Rabu (11/12/2019).

Dikatakan Wakil Bupati, di era globalisasi dan informasi, muncul berbagai permasalahan di tengah-tengah masyarakat yang cenderung mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI.

“Saya berharap kegiatan Diklat Bela Negara ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menumbuhkan kesadaran membela negara serta kecintaan terhadap tanah air yang menjadi pondasi keutuhan pertahanan negara,” ujarnya.

Wakil Bupati menambahkan, kegiatan tersebut juga berguna untuk menyatukan Visi Misi serta kerangka pikir tentang arti Bela Negara, serta tugas pokok dan fungsi sebagai Warga Negara Indonesia, terutama bagi kalangan pelajar, mahasiswa dan pemuda demi menjaga keutuhan NKRI.

“Paham radikalisme sudah masuk ke kalangan pelajar, tentunya ini harus kita antisipasi bersama. Adik-adik pelajar merupakan kebanggaan bangsa Indonesia yang harus mempunyai citra diri dan membuktikan bahwa adik-adik mampu menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumedang, Rohayah Atang selaku Ketua Panitia mengatakan, tema dari kegiatan Diklat Bela Negara kali ini adalah “Ayo Bela Indonesiaku, Indonesia Rumah Kita”.

“Kegiatan ini diikuti oleh 120 orang pelajar SMA/SMK dari 12 sekolah yang ada di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Adapaun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan menurut Rohayah adalah untuk mewujudkan kepedulian dan keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara.

“Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan stabilitas daerah dengan adanya pemberdayaan masyarakat dalam Bela Negara,” pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut  Wakil Dekan FISIP Universitas Padjajaran Dr. Drs. Wahyu Gunawan, M.Si. (Abas)

Advertisement

Categories: Pendidikan