Pasca Terdampak Banjir, Jalan Raya Porong Mulai Ditangani - El Jabar

Pasca Terdampak Banjir, Jalan Raya Porong Mulai Ditangani

Sidoarjo, eljabar.com – Pasca terendam banjir yang disebabkan intensias curah hujan yang tinggi, kerusakan infrastruktur Jalan Raya Porong mulai ditangani.

Respon cepat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasiona (BBPJN) Jatim-Bali untuk segera memperbaiki sejumlah kerusakan tersebut mendapat apresiasi sejumlah kalangan.

Pendiri Investment and Assets Studies, Lukas Jebaru menilai, langkah cepat BBPJN Jatim-Bali melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jatim dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 ruas Sidoarjo-Pandaan-Purwosari-Malang-Kepanjen itu merupakan pemenuhan pelayanan publik dari penyelenggara jalan.

“Jalan Raya Porong memang perlu perhatian ekstra, apalagi sejak peristiwa semburan lumpur Lapindo,” kata Lukas, Rabu (24/02/2021).

Lukas menambahkan, untuk menjaga kondisi jalan tersebut dibutuhkan koordinasi dan sinkronisasi dengan pihak terkait, seperti Badan Penanggulangan Lumpur Lapindo (BPLS) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Hal ini bertujuan agar penanganan infrastruktur Jalan Raya Porong memiliki keterpaduan dengan penanganan pengendalian lumpur Lapindo serta potensi daya rusak air dari sejumlah sungai di sekitar ruas jalan tersebut.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun eljabar.com menyebutkan bahwa untuk menangani kerusakan tersebut BBPJN Jatim-Bali telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sidoarjo.

Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli Satlantas Sidoarjo, Iptu Cholil, mengaku bahwa BBPJN Jatim-Bali meminta agar selama menangani kerusakan maka Jalan Raya Porong ditutup dan dilakukan rekayasa lalulintas.

Informasi lainnya yang dihimpun eljabar.com mengatakan, identifikasi dan penanganan kerusakan jalan tersebut dilakukan sepanjang hampir 2 kilometer.

Penanganan yang bersifat sementara dilakukan di spot-spot lokasi yang urgent. Pasalnya, untuk membenahi kerusakan yang terjadi memerlukan kemampuan daya dukung tanah untuk menahan tekanan dari beban konstruksi di atasnya.

Selain badan jalan, perbaikan juga dilakukan terhadap bahu dan drainase jalan. Hal ini dimaksudkan agar potensi genangan dapat direduksi dan dialirkan ke drainase jalan yang daya tampungnya kembali optimal. (*wn/red)

 

 

Categories: Nasional