Pemerintahan

Pemkot Bandung Tetapkan Lima Sektor Prioritas Investasi Baru

BANDUNG, eljabar.com  — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menetapkan lima sektor prioritas investasi sebagai arah pengembangan ekonomi di masa mendatang. Kelima sektor tersebut meliputi heritage tourism, medical tourism, sport tourism, pengembangan kawasan Bandung Timur, serta Transit Oriented Development (TOD).

Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menutup rangkaian Bandung Investment Forum (BIF) 2026 di Hotel Holiday Inn Pasteur, Rabu (24/06/2026).

Menurut Farhan, Kota Bandung memiliki potensi besar yang harus diwujudkan menjadi investasi nyata agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kota Bandung adalah kota yang memang penuh dengan peluang. Peluangnya tidak berhenti di Kota Bandung, tetapi harus menjadi sesuatu yang bisa diwujudkan menjadi investasi nyata,” ujar Farhan.

Farhan menjelaskan, sektor heritage tourism akan difokuskan pada revitalisasi bangunan cagar budaya melalui pemberian insentif kepada pemilik bangunan agar pelestarian sejarah dapat berjalan seiring dengan peningkatan nilai ekonomi. Sementara pada sektor medical tourism, Pemkot Bandung ingin menjadikan kota ini sebagai tujuan layanan kesehatan, estetika, dan wellness dengan memanfaatkan kekuatan Bandung sebagai kota pendidikan yang memiliki sumber daya manusia berkualitas di bidang kesehatan.

Di sektor sport tourism, Pemkot Bandung berkomitmen menghadirkan lebih banyak ajang olahraga berskala nasional maupun internasional untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian. Selain itu, kawasan Bandung Timur, mulai dari Ujungberung, Cibiru hingga kawasan sekitar Stasiun KCIC Tegalluar, diproyeksikan menjadi koridor investasi baru melalui pengembangan wisata alam, kawasan komersial, sport tourism, dan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD).

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Eric M. Attauriq, mengatakan Bandung Investment Forum 2026 menghasilkan berbagai rekomendasi strategis sebagai dasar penyusunan peta jalan investasi Kota Bandung. Forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, lembaga internasional, dan investor tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang inklusif, adaptif, serta memperkuat iklim investasi dan daya saing Kota Bandung di masa depan. *red

Show More
Back to top button