Wabup Sumedang Resmikan Dapur Umum Darurat Bencana Bantuan BPKH RI Bersama Daarut Tauhid Peduli - El Jabar

Wabup Sumedang Resmikan Dapur Umum Darurat Bencana Bantuan BPKH RI Bersama Daarut Tauhid Peduli

SUMEDANG, eljabar.com — Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan meresmikan Dapur Umum Darurat Bencana bantuan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) RI kerjasama dengan Daarut Tauhid Peduli secara virtual, Jumat (22/01/2021).

Wabup mengatakan bahwa pihaknya merasa prihatin dengan atas terjadinya musibah yang terjadi di Indonesia khususnya Kabupaten Sumedang yang sampai menelan korban 40 orang meninggal dunia tertimpa tanah longsor di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.

“Menyikapi bencana dan musibah yang telah menimpa saudara-saudara kita, maka sudah menjadi kewajiban kita sebagai sesama saudara sebangsa dan setanah air saling membantu dan tolong menolong sesuai dengan kemampuan kita,” ungkapnya.

Dikatakan Wabup, hal tersebut sebagaimana yang telah dilakukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Daarut Tauhid Peduli yang turut membantu para korban bencana longsor dengan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari para pengungsi melalui program kemaslahatan BPKH RI berupa makanan siap saji sebanyak 600 paket per hari selama 22 hari.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPKH RI dan Daarut Tauhid Peduli yang sudah membangun dapur umum di posko pengungsian. Tentunya bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, khususnya warga yang terdampak longsor,” ucapnya.

Wabup juga berharap keberadaan dapur umum tersebut dapat bermanfaat bagi para penyintas, dan kehadirannya dapat memenuhi kebutuhan pangan warga selama berada di pengungsian.

“Mudah-mudahan apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga. Tetap semangat untuk terus berjuang dan semoga semakin meningkatkan solidaritas dan gotong royong meringankan beban sesama,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Daarut Tauhid Peduli, Ir. M. Basarul Asanah mengatakan, pihaknya sudah menginisiasi pembuatan dapur umum tersebut sebagai bentuk dukungan untuk dapur umum yang di buat oleh pemerintah.

“Pelaksanaan program ini kita ketahui berdasarkan hasil assessment dengan adanya korban yang meninggal dan yang terdampak. Maka proses selanjutnya adalah bagaimana kita merecovery dan memaintenance logistik juga makanan,” paparnya.

Ia juga mengatakan, beberapa kegiatan yang telah dilakukan pihak Daarut Tauhid, mulai dari membantu proses evakuasi korban dengan mengirimkan relawan.

“Yang tidak kalah penting adalah koordinasi dengan seluruh aparat pemerintah terkait untuk kelancaran program-program,” ungkapnya.

Terakhir ia menambahkan, Daarut Tauhid akan melaksanakan koordinasi yang intensif dengan Dapur Umum Induk di lapangan.

“Daarut Tuhid Peduli akan mengambil peran untuk menyiapkan sekitar 300 porsi per sekali masak untuk dua kali makan. Pelayanan ini akan berjalan terus dan diharapkan bisa berlangsung baik dengan perhitungan selama 22 hari kerja,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Kronik