Uncategorized

Paket IJD Ngangkatan-Gondang Kulon Bergulir, Rampung Akhir Desember 2025

SURABAYA, eljabar.com — Peningkatan jalan ruas Ngangkatan – Gondang Kulon yang menghubungkan Kabupaten Nganjuk – Kabupaten Bojonegoro telah dikerjakan.

Paket Inpres Jalan Daerah (IJD) TA 2025 tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui PPK 4.6 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Jawa Timur.

Mengutip informasi yang diunggah akun media sosial resmi BBPJN Jatim-Bali mengungkapkan bahwa penanganan ruas Ngangkatan – Gondang Kulon dilakukan sepanjang 2,2 kilometer.

“Penanganan ruas Ngangkatan-Gondang Kulon diharapkan agar masyarakat memperoleh infrastruktur yang lebih andal, nyaman, dan berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan di wilayah tersebut,” tulis akun media sosial resmi @pu_jalan_jatimbali, dikutip Jumat (28/11/2025).

Selain itu unit pelaksana teknis Ditjen Bina Marga itu menjelaskan, peningkatan jalan ini meliputi pembangunan saluran drainase u-ditch terbuka, perkerasan beton, lapis pondasi, serta laston lapis pondasi.

Penanganan infrastruktur transportasi di daerah itu diharapkan dapat memperkuat akses yang akan menunjang sektor sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan.

“Manfaat dari proyek ini dapar menjadi stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” tulis @pu_jalan_jatimbali.

Petugas BBPJN Jatim-Bali, Slamet, mengungkapkan, kondisi eksisting jalan ruas Ngangkatan-Gondang Kulon bergelombang dan berlobang.

“Kondisi jalannya mulai awal ruas hingga akhir ruas penanganan sangat riskan, terutama terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sehingga urgen untuk dilakukan penanganan,” urai Slamet, diunggah Kamis (27/11/2025), dikutip Jumat (28/11/2025).

Slamet menambahkan, penanganan ruas Ngangkatan – Gondang Kulon mulai STA 0+448 – 2+675 sepanjang 2,270 kilometer.

“Melihat kondisi kerusakan yang ada penanganan yang kita lakukan lebih bersifat preventif, lebih bermutu dan berkualitas,” imbuhnya.

Selain itu, kata Slamet, pekerjaan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu lapis LPA (Lapisan Pondasi Agregat) setebal 15 centimeter, aspal AC base setebal 10 centimeter.

“Setelah itu kita pake beton rigid setebal 25 centimeter pada bagian atas jalan,” urainnya.

Menurut Slamet, peralatan yang diturunkan untuk penanganan di ruas tersebut salah satunya adalah concrete weaver. Sedangkan saluran u-ditch terbuka akan dibangun sepanjang 2.700 meter.

BBPJN Jatim-Bali berharap dengan meningkatnya kualitas konektivitas antarwilayah dapat memperlancar mobilitas barang dan orang, membuka peluang ekonomi baru, serta masyarakat diharapkan dapat menikmati infrastruktur yang lebih nyaman, aman. (Andi Setiawan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Show More
Back to top button