Uncategorized

Kepala BBPJN Jatim-Bali Percepat Waktu Penanganan Jalur Gumitir: Sebelum 2 Bulan Tuntas

SURABAYA, eljabar.com — Proses pekerjaan preservasi jalan Jalur ruas Sumberjati – bts. Kabupaten Banyuwangi Km Sby 233+500 terus dikebut. Akselerasi pekerjaan pabrikasi berupa tulangan bored pile maupun pemasangan pondasi bored pile menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Kami upayakan percepat (pengerjaannya-red) dan sebelum 2 bulan sudah selesai” ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, Javid Hurriyanto, dalam keterangan tertulis, Rabu (30/7/2025).

Namun, Javid menambahkan bahwa Jalur Gumitir tetap ditutup total karena kondisi permukaan jalan yang telah mengalami penurunan dari eksisting sebelumnya sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Karena jalannya sudah ambles maka tidak memungkinkan dibuka untuk lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menegaskan, koordinasi penutupan Jalur Gumitir telah dilakukan secara menyeluruh dengan sejumlah pihak terkait, antara lain Dirjen Bina Marga, Bupati Jember, Bupati Banyuwangi, Polda Jatim serta berbagai pihak lainnya.

Hal itu disampaikan Emil saat melakukan peninjauan langsung lokasi penanganan jalan di Jalur Gumitir, Jember, pada Selasa malam (29/7/2025).

“Penutupan Jalur Gumitir secara total selama 2 bulan itu untuk mendukung kelancaran proyek perbaikan yang sangat krusial,” tegas Emil, dilansir BBPJN Jatim-Bali, Rabu (30/7/2025), dikutip Rabu (30/7/2025).

Selain itu, kata Emil, kedatangannya ke lokasi pekerjaan, pada Selasa malam (29/7/2025), untuk memastikan progres pemasangan pondasi bored pile yang merupakan bagian dari item-item pekerjaan preservasi jalan nasional di kawasan Gunung Gumitir.

Terkait dengan distribusi BBM Emil menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan BBM di wilayah Jember segera ditangani melalui suplai tambahan dari Surabaya dan Malang.

“Penyaluran pasokan BBM ini diharapkan tidak mengganggu proses pekerjaan di Jalur Gumitir sehingga bisa rampung lebih cepat,” kata Emil.

Penutupan jalur strategis penghubung Jember-Banyuwangi berdampak pada pengalihan arus kendaraan. Kendaraan dengan tonase besar diarahkan melalui jalur Pantura. Sementara kendaraan yang menuju ke Bondowoso dibatasi maksimal 15 ton dan masyarakat sekitar diberi akses dengan menggunakan kendaraan roda dua (R2).

Perbaikan Jalur Gumitir saat ini telah memasuki tahap krusial, yaitu pemasangan bored pile. Sebanyak 2 unit mesin bore pile dikerahkan untuk meningkatkan akselerasi pekerjaan.

Proses perbaikan di jalur strategis tersebut meliputi penanganan longsoran dengan perkuatan lereng bawah. Konstruksi bored pile akan digunakan di 55 titik lokasi sepanjang 115 meter. Di samping itu penanganan jalan di Jalur Gumitir itu juga akan melakukan perbaikan pada geometri jalan untuk keselamatan pengguna jalan. (Andi Setiawan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Show More
Back to top button