Pemkab Pamekasan Ikuti Kerjasama Kemitraan PMA/PMDN dengan UMKM - El Jabar

Pemkab Pamekasan Ikuti Kerjasama Kemitraan PMA/PMDN dengan UMKM

Bogor, eljabar.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengikuti penandatanganan kerja sama kemitraan (MoU ) antara perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang pelaksanaannya dilakukan secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Dalam sambutannya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa kemitraan UMKM ini sangat penting karena dengan adanya perjanjian kemitraan ini, UMKM yang ada di Indonesia bergabung di distribusi global.

Dan dalam perjanjian kerja sama ini dapat menguatkan usaha mikro yang ada di Indonesia yang merupakan langkah strategis agar UMKM menjadi naik kelas dan meningkatkan kualitas produk UMKM menjadi kompetitif.

Sebab, UMKM bisa belajar melalui perusahaan besar, baik itu dalam negeri maupun perusahaan asing menuju pemenuhan ekonomi yang inklusif.

“Program kerja sama ini harus secara berkelanjutan untuk meningkatkan nilainya serta meluas pula wilayah cakupannya. Dalam bisnis ini harus saling menguntungkan. Baik itu di perusahaan besar tidak boleh mementingkan usahanya sendiri, libatkan usaha menengah dan mikro dalam usahanya.Peran serta Pemerintah dalam hal ini selalu berupaya agar kolaborasi ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Serta saya memberikan apresiasi kepada BKPM yang terus melakukan percepatan dan melayani investasi, baik dalam maupun luar negeri demi peningkatan kelasnya UMKM yang ada di Indonesia,” pungkas Joko Widodo.

Sementara di Kabupaten Pamekasan sendiri, penandatanganan MoU kemitraan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Ir. Totok Hartono melalui video conference di Mandhepah Agung Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan. Rabu (20/01/2021).

Kemitraan ini melibatkan 56 perusahaan besar, yang terdiri dari 29 perusahaan luar negeri dan 27 perusahaan yang ada di dalam negeri. Mereka bermitra dengan 196 UMKM yang ada di seluruh Indonesia, termasuk UMKM dari Kabupaten Pamekasan dengan potensi nilai kontrak sebesar Rp 1,5 triliun.

Totok Hartono mengatakan, pihaknya sangat mendukung perjanjian kerja sama kemitraan antara perusahaan PMA/PMDN dengan UMKM tersebut.

“Untuk mendorong UMKM di Pamekasan naik kelas, pentingnya ada peningkatan kemitraan dengan beberapa perusahaan sebagaimana arahan dari pemerintah pusat. Harapan kepada pelaku UMKM, yakni harus serius, ulet, dan penuh kesabaran, dan tidak lupa yang paling utama harus berinovasi, baik dari sisi produk maupun kemasan karena persaingan akan ketat,” ujar Totok Hartono.

Totok menambahkan, dalam MoU ini pemerintah hanya bisa memfasilitasi kemitraan dengan pengusaha dan membantu permodalan serta mempermudah dalam pengurusan perizinan.

“Sedangkan UMKM, harus juga punya kemauan yang keras untuk bersaing dan berinovasi untuk memajukan usahanya sendiri,” harapnya.

Untuk pelaksanaannya secara teknis terkait MoU ini, diharapkan ke depannya akan diserahkan sepenuhnya kepada OPD terkait, dengan harapan para pelaku UMKM lebih serius dalam menanganinya.

“Secara teknis kesepakatan ini nantinya OPD terkait yang akan menangani dan melakukan pelayanan terhadap UMKM setempat,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Kepala DPMPTSP, pimpinan perusahaan PMA/PMDN, serta pimpinan UMKM seluruh Indonesia. Dan kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin 18/01/2021. (*wn)

Categories: Nasional